Akan ada saatnya digital sablon menggantikan manual sablon. And the time is near…

Digital sablon dari kualitas lebih baik dari manual sablon. Silahkan cek di forum-forum t-shirt di luar negeri. Tapi untuk dalam negeri, saat ini banyak orang tidak sudi menggunakan digital sablon karena bahan dasar yang dipakai hanya dua pilihan (sublimation dan Transfer paper).

Sublimation dari durabilty sangat baik artinya warna tidak akan berkurang atau pudar walaupun dicuci berkali-kali sepanjang umur dari kaos tersebut. Kekurangannya adalah: hanya bisa di transfer di bahan yg mengandung polyurethan. Di sini umumnya hanya bisa dipakai pada kaos PE, TC dan satin. Tentu saja banyak yang tidak suka memakai bahan ini karena panas dan tidak menyerap keringat. Di luar negeri banyak bahan yang bagus, enak dipakai dan tidak panas (contoh merk hanes khusus sublime – dibuat dengan benang double pada bagian luar mengandung poly dan bagian dalam full cotton). Kekurangan kedua: hanya bisa di bahan terang (putih terbaik). Di luar negeri sudah ada tinta warna putih (opaque) yang dipakai sebagai base sehingga bisa ditransfer di atas kain warna gelap (hitam).

Transfer paper: keuntungannya adalah bisa di atas kain apasaja (katun, kanvas, dll). Proses mudah, menggunakan tinta printer biasa. Ada dua jenis, untuk kain gelap dan terang. Kekurangannya: umur pemakaian sangat rendah. Hanya bisa dipakai beberapa kali cuci, warna pudar, retak atau sobek. Ini cocoknya hanya untukĀ  even-even tertentu yg hanya sekali pakai (atau beberapa kali saja).

Digital sablon yang sering dipakai:

  1. Bahan flex dan foil (sejenis film utk cad cut). Dapat di potong menggunakan cutting plotter. Keuntungannya warna solid dan ada yg glitter, gold, silver, reflective, dsb. Proses pemotongan sama spt cutting sticker. hanya saja kemudian di transfer ke kaos. Durability nya: superb! kalos sudah dipakai sangat lama tapi kualitas flex tetap seperti baru.
  2. Bahan flock, seperti flex tapi saja bisa di print (sublime). Print di atas tinta sublime, ditransfer kemudian di cut. Bahan bertekstur seperti beludru.
  3. Bahan ecosolvent, diprint menggunakan bahan ecosolvent (sering dipake utk digital printing large format utk outdoor dan indor). Di print kemudian press ke kaos.

sumber : kaskus.us